•   Selasa, 15 Oktober 2019
01
Agustus
2019

Santriwati Al-Amanah Berpidato dengan Bahasa Jepang dan Korea

Katagori Berita | Post By Admin | 163  di lihat
Print Friendly and PDF

Al-Amanah. Santriwati pondok pesantren putri Al-Amanah pada hari kamis (01/08) melaksanakan kegiatan malam demonstrasi bahasa sebagai bagian dari acara khutbatul arsy. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuan islamiyah sekaligus meningkatkan semangat bhineka tunggal ika dengan memperkenalkan bahasa daerah sesuai dengan asalnya santriwati. Setiap konsulat menampilkan pidato bahasa daerah masing-masing.

Staff pengasuhan santriwati Ustz. Intan Fenta Dewi menyampaikan bahwa terdapat 8 bahasa daerah yang ditampilkan santriwati dalam kegiatan ini yaitu bahasa wolio, bahasa bugis, bahasa muna, bahasa bajo, bahasa wakatobi, bahasa cia-cia, bahasa ambon dan bahasa papua. Sebelum pelaksanaan demonstrasi bahasa seluruh konsulat telah menampilkan tari daerah masing-masing pada lomba porseni antara konsulat.

Selain 8 bahasa daerah yang ditampilkan terdapat juga 4 bahasa asing yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan demonstrasi bahasa yaitu bahasa Korea, bahasa jepang, bahasa Mandarin dan bahasa Italia. Bahasa Korea ditampilkan oleh Siti Zahra Al-Falasifah, bahasa Jepang ditampilkan Nur Rahmatan putri Laksmi, bahasa Mandarin disampaikan oleh Nur Raudah Ismiyah sedangkan bahasa Italia ditampilkan oleh Siti Nur Fadilah Jasir.


"Bahasa resmi pondok putri Al-Amanah adalah bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa komunikasi santriwati di dalam asrma maupun di dalam kelas, namun pengasuhan memberikan wadah untuk santriwati memperkenalkan bahasa daerahnya masing-masing  pada kegiatan ini guna menumbuhkan kesadaran ukhuah islamiyah sesama mereka sebagaimana semboyan pondok bahwa Al-Amanah berdiri ditas dan untuk semua golongan" ujar intan

Dia juga menambahkan bahwa pondok tidak membatasi santriwati untuk mengembangkan potensi mereka dalam berbahasa asing, yang mau belajar bahasa  korea, mandarin, bahasa jepang dan bahasa italia pondok memberikan kesempatan. Fasilitas internet pada santriwati untuk belajar di you tube, kamus-kamus ataupun buku panduan lainnya yang bisa menambah wawasan mereka dalam berbahasa disiapkan karena motto pondok adalah berpengetahun luas.

Dalam kegiatan demonstrasi bahasa tahun ini,  pengasuhan santriwati menyiapkan 1 konsep pidato yang sama dengan judul "Semangat Kebersamaan" yang diterjemahkan oleh masing masing konsulat  sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing serta mengutus perwakilannya dari santriwati baru untuk berpidato sesuai dengan bahasa yang yang telah di daftarkan pada pengasuhan.

Ditulis : Tim Website Pondok