•   Jumat, 23 Agustus 2019
01
Juli
2019

Guru KMI Pesantren Liabuku Mengikuti Pelatihan Penanaman Jiwa dan Karakter Guru Pondok Modern

Katagori Artikel Guru | Post By Admin | 28  di lihat
Print Friendly and PDF

Liabuku. Dewan guru pondok pesantren Liabuku mengikuti pelatihan penanaman jiwa dan karakter guru pondok modern yang dilaksanakan pada hari senin (01/07) di pendopo pesantren Al-Amanah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaharui niat sekaligus menyamakan persepsi guru dalam mendidik dan mengajar di pondok pesantren Liabuku. Sebagai pemateri pelatihan adalah Pimpinan pondok, Direktur KMI dan Ust. Faisal Islamy,S.Pd.,M.Pd.

Direktur KMI Ust.Arsyid Saleh,S.Pd.I.,M.Pd menyampaikan kepada segenap dewan guru bahwa pondok pesantren Liabuku adalah pondok pesantren besar karena jumlah santri dan santriwatinya yang semakin meningkat, sehingga kita berupaya memperbaiki pengelolaan, proses pembelajaran dan pendidikannya setiap tahun. Salah satu upaya yang dilakukan oleh KMI adalah dengan meningkatkan kualitas guru, serta meningkatkan pengawasan pada proses pembelajaran. Sehingga diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini maka niat guru dalam mengajar tidak keliru.

Pimpinan pondok pesantren Liabuku KH.Ahmad Karim,S.Sos.I menyampaikan bahwa jumlah santri dan santriwati di pondok ini sudah mencapai 800 an, maka kita berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di dalam pondok. Langkah awal yang kita lakukan adalah dengan memperbaiki niat. Karena setiap aktifitas itu diawali oleh niat, sehingga jangan sampai kita salah niat dalam mendidik di pondok.

Pemateri pelatihan Ust.Faisal Islamy,S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh pondok hari ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas guru karena guru di pondok pesantren Liabuku tidak cukup memasukan ilmu ke otak santri tetapi juga mendidik, dan yang lebih dari itu menghembuskan ruh perjuangan sehingga menjadi santri yang bermental juang. Santri di pondok ini ingin mendapatkan sesuatu dari guru seperti ilmu baru, pengalaman baru, contoh keteladanan dari segala sisi.

Setelah mengikuti pelatihan seluruh dewan guru diberikan jadwal mengajar dan buku i’dad tadris dari KMI karena kegiatan proses belajar mengajar akan mulai tanggal 02 Juli 2019 dengan syarat bahwa sebelum mengajar setiap guru harus menghadapkan buku persiapan menagajarnya pada petugas pengoreksi i’dad yang telah ditugaskan oleh Direktur KMI. (isty)